Program yang sedang berjalan
Sebagian besar program dijalankan di dalam kampung Sitanala, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang — permukiman OYPMK (Orang Yang Pernah Mengalami Kusta) beserta keluarganya, dihuni sekitar 1.400 keluarga atau 4.500 warga, dan tempat kantor yayasan berada. Ketujuh program berikut merupakan penjabaran maksud dan tujuan yayasan pada Pasal 2 Akta Pendirian: bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.
Edu Center — Bimbingan Belajar
Tujuan dan latar belakang
Anak-anak yang tumbuh di kampung Sitanala menghadapi hambatan belajar yang berlapis: keterbatasan ekonomi keluarga, ruang belajar yang sempit di rumah, dan stigma lingkungan yang masih melekat pada kampung. Program ini bertujuan memastikan anak-anak tersebut tetap mengikuti pendidikan dan memperoleh pendampingan belajar yang tidak mereka dapatkan di rumah.
Bimbingan belajar di Edu Center Agape Hijau Abadi dimulai pada Agustus 2018 dan berlangsung setiap Senin sampai Sabtu sebagai kegiatan setelah jam sekolah. Mata pelajaran yang diajarkan meliputi komputer, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, Bahasa Korea, piano, vokal, drum, dan gitar.
Jumlah peserta terus bertambah: sekitar 120 anak pada 2019, sekitar 150 anak pada 2023 dan 2024, dan sekitar 260 anak pada 2025 setelah sekitar 80 anak baru bergabung pada bulan Juli.
Program ini merupakan pelaksanaan kegiatan bidang sosial sebagaimana tercantum dalam Akta Pendirian: menyelenggarakan pendidikan serta memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak di lingkungan yayasan.
Perpustakaan Anak Sitanala
Tujuan dan latar belakang
Banyak anak di kampung Sitanala tidak memiliki buku pelajaran sendiri, dan di rumah tidak tersedia ruang yang tenang untuk mengerjakan tugas sekolah.
Perpustakaan anak di kampung Sitanala dibuka pada Februari 2024. Buku-buku pelajaran sekolah disediakan di perpustakaan agar anak-anak yang tidak memilikinya tetap dapat belajar, dan tersedia komputer untuk mengerjakan tugas.
Perpustakaan menjadi tempat berkumpul anak-anak sepulang sekolah — membaca, mengerjakan tugas, dan belajar bersama. Ruangan ini juga menjadi satu-satunya ruang berpendingin yang terbuka bagi anak-anak di lingkungan tersebut.
Beasiswa dan Bantuan Kebutuhan Sekolah
Tujuan dan latar belakang
Keluarga di kampung Sitanala menghadapi keterbatasan ekonomi yang berat, dan tidak sedikit anak yang terpaksa berhenti bersekolah karena biaya.
Setiap Sabtu minggu kedua, yayasan menyerahkan bantuan pendidikan kepada sekitar 50 anak kampung Sitanala agar mereka dapat melanjutkan sekolah. Bantuan ini juga meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga.
Bersama penyerahan bantuan, dibagikan pula alat tulis, kebutuhan pribadi bagi anak perempuan, dan makanan ringan.
Kelas Sepak Bola dan Taekwondo
Tujuan dan latar belakang
Anak-anak di kampung Sitanala memiliki sedikit kesempatan untuk berolahraga secara teratur di luar lingkungan mereka. Kelas olahraga memberi mereka ruang untuk tumbuh sehat, berlatih disiplin, dan membangun kepercayaan diri.
Kelas sepak bola dimulai pada September 2021 dan berlatih setiap hari Minggu. Tim ini bernama Sita BUG — Sita diambil dari nama daerah Sitanala. Pada 2022 tercatat sekitar 90 anak mengikuti kelas ini.
Kelas taekwondo dimulai pada Maret 2022 dan berlatih setiap Selasa dan Kamis, dibimbing oleh pelatih profesional. Anak-anak mengikuti ujian kenaikan tingkat secara berkala.
Bakti Sosial Kesehatan Bulanan
Tujuan dan latar belakang
Kampung Sitanala terbentuk di sekitar rumah sakit kusta Sitanala. Sebagian warga lanjut usia mengalami keterbatasan fisik permanen, dan stigma yang masih melekat pada nama kampung membuat sebagian warga enggan mencari layanan kesehatan di luar lingkungannya.
Yayasan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial kesehatan setiap Sabtu minggu keempat di lingkungan RW 013. Kegiatan ini berupa pemeriksaan dan perawatan gratis pada hari pelaksanaan, dibantu oleh dokter dan perawat relawan setempat serta perias rambut relawan. Yayasan tidak mengelola klinik maupun fasilitas kesehatan tetap.
Kegiatan ini dimulai pada 2017, sempat terhenti pada Juni 2020, dan dilanjutkan kembali sejak Januari 2022. Sebagai gambaran skala, pada satu hari pelaksanaan (25 Mei 2024) tercatat 248 warga dilayani. Secara kumulatif, sampai 2025 tercatat sekitar 1.400 warga telah memperoleh pemeriksaan melalui kegiatan ini.
Di luar hari pelaksanaan, yayasan pernah menyediakan 11 kaki palsu bagi warga sepanjang 2021, menyelenggarakan vaksinasi bersama puskesmas setempat pada September dan Oktober 2021, dan memulai kegiatan penyemprotan disinfektan di kampung sejak Januari 2022.
Peduli Sesama — Bantuan Warga dan Korban Bencana
Tujuan dan latar belakang
Program ini melaksanakan kegiatan bidang kemanusiaan pada Akta Pendirian: memberikan bantuan kepada warga tidak mampu dan kepada korban bencana alam.
Di dalam kampung Sitanala, yayasan menyalurkan bantuan darurat sebanyak tiga kali sepanjang 2020 pada masa COVID-19, masing-masing menjangkau sekitar 1.500 keluarga. Yayasan juga memperbaiki bangunan pos kesehatan yang tidak terpakai pada Juni 2022 dan memulihkan rumah warga setelah kebakaran pada September 2022.
Di luar Sitanala, yayasan mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak bencana di Palu dan Donggala sebanyak lima kali selama empat bulan pada 2018, menyalurkan bantuan kepada 50 keluarga pengungsi Afghanistan di Bogor pada Juli 2020, dan membantu warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat, antara November 2022 dan Maret 2023.
Pada Oktober 2024 yayasan menjalankan kegiatan pelayanan bersama komunitas pendukung dari Korea di Lampung Selatan — bazar warga, kegiatan anak, dan pengecatan rumah warga.
Perpustakaan Anak di Daerah
Tujuan dan latar belakang
Keterbatasan akses terhadap buku bukan hanya persoalan kampung Sitanala. Di banyak desa, anak-anak tumbuh tanpa perpustakaan dan tanpa buku bacaan di rumah.
Berangkat dari pengalaman menjalankan perpustakaan anak di Sitanala, yayasan membuka perpustakaan anak pertama di daerah pada Agustus 2022 di Siantar, Sumatera Utara.
Perpustakaan kedua dibuka pada Juli 2025 di Lampung. Kedua perpustakaan menyediakan buku bacaan dan pendampingan belajar bagi anak-anak di sekitarnya.
Ingin melihat dokumentasi kegiatan di lapangan?
Kegiatan & galeri →